YooA, yang dikenal sebagai salah satu idola K-Pop, kini menunjukkan sisi lain dari bakatnya dengan terjun ke dunia akting. Di film terbaru berjudul Project Y, ia memerankan karakter Ha Kyung, yang dikenal dengan kebiasaan mengumpatnya yang berani. Ini merupakan tantangan baru yang dihadapi YooA, dan ia tidak ragu untuk mengakui betapa sulitnya peran tersebut.
“Saat membaca naskah, saya merasa jika dialognya cukup berani,” ungkapnya. Ia kemudian menambahkan bahwa kekhawatirannya tentang kemampuannya untuk menguasai dialog ini sudah disampaikan kepada sutradara film yang memberikan dorongan untuknya.
YooA yang memiliki citra bersih sebagai seorang idola, harus menghadapi karakter yang sangat berbeda dari dirinya. “Karena saya jarang sekali mengumpat dalam kehidupan sehari-hari, melakukannya di depan kamera menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya, mengisahkan perjalanannya.
Tantangan Berperan sebagai Ha Kyung dalam Project Y
Peran yang diambil YooA sebagai Ha Kyung menuntutnya untuk beradaptasi dengan berbagai emosi yang intens. “Awalnya saya merasa tertekan, tetapi saya berusaha untuk mengalirkannya melalui karakter,” tuturnya. Ketika dia mulai berlatih dialog berani itu, dukungan dari sutradara dan rekan-rekan pemain sangat membantunya.
Ia melanjutkan pembicaraannya, “Saya menyadari bahwa semua aktor pasti pernah menghadapi situasi sulit. Ini adalah bagian dari proses belajar dan berkembang.” Dengan semangat tersebut, YooA semakin percaya diri untuk menyampaikan perannya dengan baik.
Dalam workshop yang diadakan, YooA berlatih dengan cara yang unik. Ia melatih cara mengumpat seolah-olah itu merupakan bagian dari sebuah melodi. “Ritme dalam dialog sangat penting, dan saya ingin menyampaikannya dengan tepat,” katanya. Ini menunjukkan betapa seriusnya ia dalam membangun karakter Ha Kyung.
Melatih Diri untuk Menghadapi Kebencian dalam Akting
Bagi YooA, tantangan dalam berakting bukan hanya tentang mengucapkan dialog, tetapi juga tentang menghadapi hater atau kritik. “Saya sadar bahwa karakter ini mungkin membuat orang tidak menyukai saya,” ia berbicara tentang risiko yang dihadapi seorang aktor. Meski demikian, dirinya berusaha untuk tetap fokus pada perannya.
Mempelajari karakter yang berlawanan dengan sifat aslinya membuat YooA menambahkan dimensi baru dalam aktingnya. “Saya berusaha membangun empati terhadap karakter saya,” ujarnya. Ini menjadi pelajaran berharga baginya dalam memahami psikologi karakter yang Ia mainkan.
YooA juga menilai, meski ada perbedaan antara dirinya dengan karakter Ha Kyung, ia mencoba mencari titik temu. Dengan cara ini, ia dapat membongkar berbagai sisi dalam dirinya yang mungkin tidak terungkap sebelumnya.
Respon Positif dari Rekan-rekan dan Tim Produksi
Selama syuting, YooA menerima banyak dukungan dari rekan-rekan aktor serta tim produksi. “Mereka memberi saya masukan yang sangat berharga. Ini sangat membantu saya untuk terus berkembang,” katanya dengan nada bersyukur. Hal ini membangun atmosfer positif di lokasi syuting.
Saat konferensi pers film, ia terlihat cukup santai saat menjelaskan tantangannya. “Setiap hari di lokasi syuting adalah kesempatan untuk belajar,” ujarnya, menunjukkan bagaimana pengalaman ini membawa makna lebih bagi karirnya.
Keberanian YooA untuk menantang dirinya sendiri dalam dunia akting patut dicontoh. Meskipun ia dikenal sebagai idola K-Pop yang bersih, ia tidak takut untuk mengambil risiko dan merangkul karakter yang kontroversial dalam film ini.
