6 Gaya Outfit Ashanty di Sidang Disertasi S3 UNAIR, Formal dan Elegan
Seorang sosok yang inspiratif, Ashanty Hastuti, kembali menarik perhatian publik dengan dedikasinya di dunia pendidikan. Perjuangan yang dilaluinya untuk mendapatkan gelar doktor menunjukkan komitmen dan ketekunannya dalam mengejar ilmu.
Ashanty telah mengambil langkah berani dengan mendaftar program doktor di jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga. Pendidikan yang ditempuhnya ini merupakan bagian dari perjalanan hidup yang memberi dampak positif bagi dirinya dan orang di sekitarnya.
Setelah proses yang panjang, Ashanty berhasil lulus ujian kelayakan pada tanggal 11 Desember 2025. Keberhasilan ini menambah keyakinannya untuk segera menyelesaikan studi dan meraih gelar yang didambakan.
Dia mengungkapkan harapan besar untuk menyelesaikan studinya di semester terakhir tahun 2026. Selain prestasinya yang mengesankan, penampilannya yang menawan dalam balutan outfit formal juga mencuri perhatian banyak orang.
Berikut adalah beberapa potret gaya Ashanty saat menjalani Sidang Disertasi S3 di UNAIR yang diambil dari Instagram pribadinya. Setiap momen yang ditangkap mencerminkan perpaduan antara kecerdasan akademis dan gaya yang elegan.
Perjalanan Pendidikan Ashanty yang Inspiratif dan Mengagumkan
Setiap langkah yang diambil Ashanty dalam pendidikannya menjadi teladan bagi banyak orang. Dengan menyelesaikan program doktor, ia menunjukkan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia.
Pendidikan yang diambilnya di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan pilihan yang tepat. Hal ini mencerminkan kesadarannya akan pentingnya kualitas manusia dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Menjalankan peran sebagai ibu dan istri sambil menuntut ilmu bukanlah hal yang mudah. Namun, Ashanty berhasil membuktikan bahwa dedikasi dan waktu yang diinvestasikan untuk pendidikan dapat terbayar dengan manis.
Dia percaya bahwa gelar doktor bukan hanya sekadar titel, tetapi juga tanggung jawab untuk berbagi ilmu kepada generasi selanjutnya. Ini menjadi motivasi bagi Ashanty untuk berkontribusi lebih dalam dunia pendidikan.
Sikap positif dan optimisnya menjadi penyemangat bagi banyak orang untuk terus belajar. Melalui pencapaian ini, dia berharap dapat menginspirasi banyak orang untuk tidak pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri.
Tantangan dan Kesulitan yang Dihadapi dalam Menempuh Pendidikan
Seperti halnya menempuh pendidikan tinggi lainnya, Ashanty juga menghadapi berbagai tantangan. Waktu yang terbatas sering menjadi hambatan, terutama saat harus membagi perhatian antara keluarga dan studi.
Menyeimbangkan peran sebagai publik figur dan mahasiswa S3 bukanlah tugas yang mudah. Namun, tekad dan komitmennya untuk menyelesaikan pendidikan tetap kuat dan tak tergoyahkan.
Proses belajar yang ketat dan tuntutan akademis yang tinggi juga menjadi bagian dari perjalanan ini. Ashanty harus berjuang melewati berbagai tugas dan penelitian yang tidak jarang memakan waktu dan tenaga.
Meskipun mengalami kesulitan, ia tetap berusaha untuk tidak menyerah. Pengalaman yang diperolehnya dalam menghadapi tantangan ini justru memperkuat karakternya dan kemampuannya untuk bertahan.
Akhirnya, keberhasilan di ujian kelayakan menjadi titik terang dalam perjalanan pendidikannya. Kemenangan kecil ini telah menyiapkan jalan menuju pencapaian yang lebih besar dalam waktu dekat.
Pentingnya Pendidikan dalam Membentuk Karakter dan Tujuan Hidup
Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter individu. Dalam kasus Ashanty, keinginannya untuk menempuh pendidikan lebih tinggi menggambarkan sikapnya yang proaktif dalam meningkatkan diri.
Mendalami Pengembangan Sumber Daya Manusia memungkinkan Ashanty untuk memahami dan mengaplikasikan konsep ilmu ke dalam praktik. Ini akan berkontribusi pada kemajuan dirinya dan masyarakat secara keseluruhan.
Pendidikan juga dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan hidup yang lebih besar. Dengan gelar doktor, Ashanty bertekad untuk memberi dampak positif dalam bidang pendidikan dan sosial.
Dia menyadari bahwa ilmu pengetahuan adalah kunci untuk membuka banyak peluang. Melalui pendidikan, ada harapan untuk mengubah pandangan dan sikap masyarakat terhadap pentingnya pengembangan manusia.
Ashanty berharap dapat berbagi pengalamannya kepada generasi selanjutnya, terutama bagi para wanita yang ingin meniti karier di bidang akademis. Setiap langkah yang diambilnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
Cut Meyriska Jadi Muse Desainer Unilahwati untuk Koleksi Busana Terbaru Istri Elegan
Dalam dunia mode yang selalu berkembang, hadirnya koleksi busana baru sering kali dinantikan oleh para penggemar dan pengamat fashion. Tahun 2025 menjadi momen penting bagi lini Nobby dengan peluncuran koleksi busana keluarga pertama mereka, yaitu Linara dan Cendara.
Koleksi ini hadir dengan mengusung tema yang kaya akan budaya dan keindahan, mencerminkan aspirasi untuk menyatukan kekayaan tradisi dengan kesan modern. Desain yang ditawarkan tidak hanya berfungsi sebagai busana, tetapi juga sebagai pernyataan gaya hidup yang elegan dan penuh makna bagi setiap anggota keluarga.
Koleksi Cendara telah diperkenalkan kepada publik pada awal Desember 2025, membawa warna dan motif yang bersentuhan langsung dengan tema tradisional. Sementara itu, koleksi Linara akan menyapa para pencinta mode pada awal Januari 2026, menawarkan beragam pilihan desain yang menarik untuk segala kesempatan.
Koleksi Cendara: Konsep dan Desain yang Menarik Perhatian
Cendara menawarkan kombinasi cantik antara motif kawung, monogram, dan bunga, yang semuanya diolah dengan keahlian tinggi. Setiap elemen dalam desain tersebut memiliki makna tersendiri, menciptakan narasi visual yang menarik bagi pemakainya.
Motif kawung, yang berasal dari seni batik, menjadi inspirasi yang kuat untuk menciptakan kesan tradisional namun tetap modern. Penambahan monogram menambahkan sentuhan khas dan eksklusif, memberikan nuansa personal bagi setiap busana.
Keseluruhan desain Cendara tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman digunakan dalam berbagai suasana. Dari acara formal hingga lebih santai, koleksi ini memenuhi banyak kebutuhan dan selera konsumen di era modern.
Linara: Menyambut Tahun Baru dengan Gaya yang Segar
Koleksi Linara merupakan kelanjutan dari inovasi dalam dunia mode yang ditunggu banyak orang. Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada awal Januari 2026, Linara diharapkan dapat menciptakan tren baru di kalangan keluarga yang menginginkan pakaian yang stylish dan berkelas.
Setiap item dalam koleksi Linara didesain dengan memperhatikan detail dan pemilihan bahan yang berkualitas. Ini memastikan bahwa setiap busana tidak hanya terlihat bagus tetapi juga nyaman digunakan sepanjang hari.
Linara akan menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin merayakan Tahun Baru dengan penampilan yang memukau. Dengan pilihan warna dan desain yang beragam, seluruh keluarga dapat tampil serasi dan elegan.
Pengaruh Mode Keluarga Terhadap Industri Fashion
Koleksi busana keluarga seperti Linara dan Cendara menunjukkan adanya tren yang semakin berkembang dalam industri fashion. Popularitas gaya berpakaian sekeluarga kian meningkat, mengingat banyak orang ingin merayakan momen-momen spesial dengan keselarasan penampilan.
Kemunculan koleksi semi-formal ini juga menciptakan peluang baru bagi para desainer untuk bereksplorasi. Mereka dapat menciptakan item yang tidak hanya modis tetapi juga multifungsi, cocok untuk digunakan dalam berbagai kesempatan.
Dengan meningkatnya akses terhadap informasi mode di era digital, konsumen menjadi lebih cerdas dalam memilih busana mereka. Mereka mencari kualitas, estetika, dan juga cerita di balik setiap desain, menjadikan koleksi seperti Linara dan Cendara semakin relevan di pasar saat ini.
Pentingnya Memilih Busana yang Sesuai untuk Setiap Kesempatan
Pemilihan busana yang tepat tak hanya menunjang penampilan tetapi juga mencerminkan kepribadian pemakainya. Koleksi Cendara dan Linara hadir sebagai solusi bagi keluarga yang ingin tampil serasi tanpa mengesampingkan kesan stylish.
Bagi banyak orang, memiliki koleksi busana yang dapat dikenakan dalam berbagai acara merupakan hal yang sangat penting. Dengan desain yang fleksibel, koleksi ini memungkinkan pemakainya untuk beradaptasi dengan berbagai konteks sosial dengan mudah.
Selain itu, pemilihan busana yang tepat juga berkontribusi pada rasa percaya diri. Ketika seseorang merasa nyaman dan percaya diri dalam penampilannya, hal ini tentu akan tercermin dalam interaksi sosial mereka sehari-hari.
7 Potret Detail Baju Batik Jirayut di Pernikahan Boiyen yang Klasik dan Elegan
Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna dan keindahan. Masyarakat Indonesia, terutama pecinta mode, semakin menghargai keunikan dari kain tradisional ini, termasuk batik yang dikenakan oleh selebriti seperti Jirayut.
Kain batik yang dikenakan oleh Jirayut mencerminkan kualitas dan desain yang menarik. Dengan berbagai motif yang diaplikasikan, ia berhasil menciptakan kesan artistik sekaligus formal.
Merek batik yang digunakan Jirayut belum diungkapkan secara spesifik. Namun, dengan karakteristik dan tekstur yang ada, batik ini terlihat seperti hasil produksi dari kelas premium, mungkin batik printing atau batik cap yang sudah teruji kualitasnya.
Desain batik yang digunakan oleh Jirayut memiliki potongan slim fit, menyesuaikan bentuk tubuh dengan elegan. Potongan ini sangat sesuai untuk acara formal, memberikan kesan rapi dan profesional.
Keistimewaan Batik yang Digunakan oleh Jirayut dalam Acara Formal
Batik yang dikenakan oleh Jirayut mempunyai warna-warna yang cenderung gelap dan motif yang menonjol. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk acara-acara formal seperti resepsi pernikahan atau pertemuan resmi.
Menggunakan batik dalam acara formal tidak hanya menunjukkan rasa nasionalisme, tetapi juga keanggunan. Kombinasi ini menarik perhatian dan memberikan citra yang positif bagi penampilan seseorang.
Jirayut dikenal dengan gaya yang berani dan inovatif, memadukan batik dengan aksesori modern. Sikap ini menunjukkan bahwa batik dapat tampil menarik tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.
Motif batik yang digunakan juga sangat beragam, terdiri dari elemen modern yang dipadukan dengan tema tradisional. Contoh motif yang muncul pada batik Jirayut adalah kombinasinya dengan floral, serta desain geometris yang memberikan nuansa segar.
Dengan karakteristik seperti ini, batik Jirayut bukan hanya sekadar pakaian, tetapi juga sebuah pernyataan gaya. Penampilan yang ditunjukkan bisa membangun kepercayaan diri bagi si pemakai di setiap kesempatan.
Padu Padan Batik Hitam untuk Acara Pernikahan
Batik hitam seringkali dianggap pilihan yang elegan dan dapat digunakan dalam berbagai acara, termasuk pernikahan. Kombinasinya dengan warna lain seperti cokelat dan krem menciptakan suasana yang harmonis dan sopan.
Batik dengan warna hitam memberikan kesan formal yang mendalam, terutama jika diimbangi dengan aksen yang lebih cerah. Hal ini menciptakan kesan anggun yang sangat dihargai dalam budaya pernikahan Indonesia.
Keanggunan dari batik hitam terletak pada kesederhanaannya, tetapi tetap bisa menampilkan karakter si pemakai. Sehingga, tidak jarang banyak orang memilih batik hitam untuk tampil menawan dalam momen-momen spesial.
Memilih batik hitam untuk acara formal juga menunjukkan kematangan dalam berpenampilan. Apalagi, jika dipadukan dengan aksesori yang tepat, penampilan tersebut bisa menjadi poros perhatian dalam acara-perayaan penting.
Selain itu, batik hitam dapat dipadukan dengan berbagai model dan desain, baik tradisional maupun modern. Keleluasaan ini membuat batik hitam menjadi favorit di kalangan banyak orang.
Bagaimana Batik Memadukan Tradisi dengan Gaya Modern
Trend fashion saat ini seringkali menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan gaya modern. Batik sebagai salah satu kain tradisional Indonesia pun mengalami evolusi yang pesat dalam hal desain dan penggunaan.
Desainer muda di Indonesia telah banyak mengeksplorasi motif batik dan menerapkannya pada potongan pakaian yang lebih kontemporer. Pendekatan ini tidak hanya menggaet pecinta fashion, tetapi juga mengenalkan batik kepada generasi muda.
Melalui inovasi, para desainer berhasil membuat batik menjadi pilihan yang menarik bagi berbagai kalangan, baik untuk acara formal maupun informal. Hal ini juga mendukung upaya pelestarian budaya di era modern ini.
Motif batik yang dihadirkan semakin beragam dengan sentuhan personal dari para perancang. Kombinasi warna dan desain yang berani menjadikan batik semakin diminati oleh komunitas fashion internasional.
Pergeseran yang positif dalam pandangan terhadap batik juga mendorong rasa bangga di kalangan masyarakat. Mereka sadar bahwa batik adalah bagian tak terpisahkan dari identitas nasional, yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
3 Berita Terbaru: Gaya Berbatik Prilly, Modern dan Elegan dengan Sentuhan Tradisional
Dalam dunia fashion, pemilihan pakaian tidak hanya sebatas estetika, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan nilai-nilai yang dipegang seseorang. Sejumlah selebritas tanah air, seperti Prilly Latuconsina, menghadirkan gaya berpakaian yang mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia, terutama melalui batik. Hal ini tentunya memberi inspirasi bagi banyak orang, baik dalam cara berpakaian maupun dalam mencintai warisan budaya mereka.
Prilly adalah salah satu contoh menarik bagaimana fashion bisa menjadi medium untuk menampilkan jati diri. Dengan memadukan batik dalam berbagai acara, ia menunjukkan bahwa tradisi dan modernitas dapat bersatu dengan indah dan menawan.
Di sisi lain, ada juga sosok Wulan Guritno yang menjadi sorotan publik secara berbeda. Ia berbagi cerita tentang ketidakpercayaandirinya terkait penampilan fisik dan bagaimana ia menghadapi berbagai komentar dari masyarakat. Melalui perjalanan ini, Wulan menyampaikan pesan penting tentang penerimaan diri dan keberanian untuk tampil apa adanya.
Transformasi Gaya Prilly Latuconsina dalam Berbatik
Prilly Latuconsina adalah salah satu figur publik yang selalu berhasil memikat perhatian dengan gaya busananya. Ia seringkali mengombinasikan batik dengan berbagai elemen modern, menciptakan tampilan yang tidak hanya stylish tetapi juga mendalam. Dalam setiap kesempatan, Prilly berhasil menampilkan citra yang elegan, tanpa kehilangan sentuhan tradisional.
Misalnya, saat menghadiri Anugerah Kartini 2025, Prilly tampil dengan bawahan batik cokelat muda dan kebaya kutu baru warna putih. Pilihan tersebut menunjukkan keahlian Prilly dalam berpakaian sambil tetap menghormati budaya. Sentuhan akhir dengan aksesori yang tepat menambah kesan mewah dalam penampilannya.
Selain itu, kombinasi warna dan desain yang dipilih Prilly mencerminkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan berbagai suasana. Ia tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menciptakan tren sendiri yang berakar pada nilai budaya. Ini semakin menguatkan posisi Prilly sebagai ikon fashion yang mampu memadukan tradisi dengan inovasi.
Wulan Guritno dan Keberanian Tampil Tanpa Makeup
Wulan Guritno baru-baru ini berani tampil tanpa makeup di hadapan publik, menarik perhatian banyak orang. Keputusan ini bukan hanya sekadar langkah berani, tetapi juga sebagai simbol perjuangannya mengatasi rasa tidak percaya diri terhadap kondisi kulit wajahnya. Dengan menjadikan pengalaman ini sebagai ruang untuk berbagi, Wulan mengajak banyak perempuan untuk mencintai diri mereka sendiri.
Dalam berbagai komentar netizen, Wulan menerima pujian sekaligus kritik. Meskipun beberapa orang mengomentari penampilannya yang terlihat ‘bopeng’ akibat bekas jerawat, Wulan tetap tenang. Ia memutuskan untuk membaca setiap komentar yang ada, menggambarkan sikap terbuka dan menerima diri yang bisa dijadikan contoh bagi banyak orang.
Wulan juga terlibat dalam inisiatif bersama ZAP Premiere, yang bertujuan untuk membantu perempuan lainnya berdamai dengan diri sendiri. Pesannya sangat jelas: setiap orang berhak merasa cantik dan percaya diri, terlepas dari penampilan fisik. Inisiatif tersebut mengajak banyak orang untuk merangkul proses penyembuhan bersama-sama.
Insiden Tak Terduga Miss Universe Sri Lanka 2025
Dalam dunia pageantry, kejadian tak terduga seringkali terjadi, seperti yang dialami oleh Lihasha Lindsay White, Miss Universe Sri Lanka 2025. Kejadian yang menyedihkan ini terjadi ketika ia secara tidak sengaja meninggalkan tas yang berisi mahkota dan gaun malamnya di taksi. Insiden ini menjadi viral dan menarik perhatian masyarakat akan kelalaian yang bisa menghampiri siapa saja.
Insiden tersebut terjadi saat ia dalam perjalanan dari hotel menuju lokasi acara, dan manajemen langsung mengambil tindakan. Mereka melaporkan kejadian ini kepada polisi setempat untuk mencari solusi secepat mungkin. Dalam situasi genting seperti ini, respon cepat dan profesional dari pihak manajemen sangat penting.
Penyidik pun segera melakukan pemeriksaan pada rekaman CCTV untuk melacak taksi yang digunakan. Pengemudi taksi tersebut, Boonchuen Matrakhamchan yang berusia 68 tahun, diidentifikasi, menunjukkan bahwa meskipun dalam situasi sulit, kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dapat membantu menangani masalah dengan efektif.
3 Berita Terkini: Gaya Elegan Amanda Monopo di Foto Prewedding Bersama Kenny Austin
Berita terbaru tentang pasangan Amanda Manopo dan Kenny Austin telah mencuri perhatian banyak orang. Dalam potret prewedding mereka, tampilan yang diusung mengisahkan keindahan klasik yang tidak lekang oleh waktu.
FD PHOTOGRAPHY, yang dikenal dengan karyanya yang menawan, bertanggung jawab atas gambar-gambar menakjubkan ini. Amanda mengenakan gaun-putih dari brand busana pernikahan Etiquette White, yang menonjolkan sisi elegan dan anggun dari sang calon pengantin.
Selain itu, momen menjelang pernikahan ini juga mengingatkan kita pada pentingnya gaya berpakaian dalam budaya Indonesia. Dian Sastro, sebagai ikon publik, menjadi sorotan dengan penampilannya yang selalu mencerminkan warisan budaya melalui busana batik.
Kedua individu ini menunjukkan bagaimana fashion dapat menjadi media untuk mengekspresikan diri dan kebudayaan. Dalam konteks yang lebih luas, kecintaan terhadap busana ini bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan nuansa budaya kepada generasi masa kini.
Gaya Elegan Amanda Manopo Di Balik Lensa FD PHOTOGRAPHY
Gaun pertama yang dikenakan Amanda adalah model strapless dengan potongan A-line yang membuatnya terlihat semakin anggun. Dengan rok yang mengembang, busana ini menjadi gambaran klasik pengantin dalam setiap budaya.
Tata rambut Amanda, yang diatur oleh Lifita Huang dalam sanggul modern, semakin mempertegas kesan elegan tersebut. Veil panjang yang melengkapi penampilannya membuat momen prewedding mereka begitu mengesankan.
Dalam foto-foto ini, tampak bahwa FD PHOTOGRAPHY mampu menangkap esensi dari cinta dan keanggunan. Setiap momen diabadikan dengan presisi, menciptakan karya seni yang menjadi kenangan abadi bagi pasangan.
Secara keseluruhan, sesi foto ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang cerita yang ingin disampaikan. Momen-momen istimewa ini menonjolkan keintiman dan kebahagiaan mereka menjelang hari bahagia.
Dian Sastro: Ikon yang Menghidupkan Budaya Lewat Busana
Dian Sastro konsisten dalam membawakan budaya Indonesia melalui pilihan busananya yang beragam. Di berbagai acara, ia kerap terlihat mengenakan batik, menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya kita.
Batik yang dikenakannya tidak hanya terbatas pada bentuk tradisional, tetapi juga dimodernisasi menjadi busana yang dapat dipakai dalam berbagai kesempatan. Dengan memadukan kain batik klasik dan modern, Dian berhasil menciptakan gaya yang relevan dan menarik.
Padu padan busana yang dikenakan Dian, dari kebaya modern hingga rok batik, mencerminkan kemampuan artistiknya dalam memantulkan identitas kebudayaan. Ini menunjukkan bahwa busana tradisional juga dapat disesuaikan dengan tren yang sedang berlangsung.
Dengan cara ini, Dian tidak hanya memperkenalkan batik kepada generasi muda, tetapi juga mengajak mereka untuk menghargai warisan budaya yang ada. Kecintaannya terhadap batik menjadikannya sebagai duta budaya yang inspiratif.
Rahasia Menambahkan Garam Saat Merebus Telur
Praktik menambahkan garam ke dalam air ketika merebus telur menjadi hal yang umum, tetapi tadinya banyak yang beranggapan hal ini hanya untuk rasa. Ternyata, ada alasan yang lebih ilmiah di balik kebiasaan ini.
Menurut penelitian, garam justru berfungsi membantu koagulasi protein putih telur. Ini sangat berguna ketika cangkang telur retak selama proses perebusan.
Panas yang dihasilkan saat merebus telur menyebabkan protein albumen mengalami denaturasi. Penambahan garam bisa mempercepat proses ini, sehingga telur matang lebih merata dan mudah dikupas setelahnya.
Selain itu, garam juga bermanfaat untuk meningkatkan rasa telur yang sedang dimasak. Dengan memanfaatkan teknik ini, kita tidak hanya dapat menikmati telur yang lezat, tetapi juga memperbaiki proses memasak secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, kebiasaan ini mengingatkan kita tentang betapa pentingnya memahami teknik memasak agar hasilnya lebih maksimal. Ini juga menunjukkan bahwa tradisi memasak dapat disesuaikan dengan pengetahuan ilmiah yang ada saat ini.
