Jakarta – Dalam dunia perfilman, emosi dan pesan yang disampaikan kerap kali menjadi fokus utama. Michelle Ziudith dan Taskya Namya menyampaikan pesan cinta yang menyentuh hati untuk anak-anak mereka di masa depan, terinspirasi oleh karakter yang mereka perankan dalam film terbaru, Alas Roban, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 15 Januari 2026.
Film ini menceritakan tentang hubungan antara seorang ibu tunggal, Sita (diperankan oleh Michelle Ziudith), dan putrinya, Gendis (diperankan oleh Fara Sakhila), yang mengalami kelainan penglihatan. Melalui kisah ini, penonton diajak merasakan intimnya perasaan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya meskipun ada berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Kesedihan, kebahagiaan, dan pengorbanan menjadi elemen penting yang menggerakkan cerita Alas Roban. Daya tarik film ini terletak pada konflik yang dihadapi oleh Sita dalam merawat Gendis, yang membuat dialog antara mereka sangat emosional dan menggugah perasaan.
Film Alas Roban Mengisahkan Ketulusan Perasaan Seorang Ibu
Di dalam film, Sita berjuang keras untuk memastikan putrinya mendapatkan segala hal yang terbaik. Setiap upaya yang dilakukan mencerminkan ketulusan cinta yang tak terukur. Michelle Ziudith pun merasa terharu saat memperdalam karakternya sebagai ibu yang penuh kasih.
Dialog-dialog yang ditampilkan dalam film ini tidak hanya menggambarkan cinta, tetapi juga kesedihan dan harapan. Taskya Namya menyatakan bahwa ia belajar banyak dari karakter Sita, terutama tentang bagaimana mengungkapkan kasih sayang meski dalam situasi sulit.
Dalam wawancara yang berlangsung, keduanya sepakat bahwa film ini tidak hanya tentang hubungan ibu dan anak, tetapi juga pesan untuk semua orang agar lebih menghargai dan mencintai ibu mereka. Salah satu aspek paling menyentuh adalah saat mereka berbicara tentang perjalanan hidup karakter masing-masing.
Pentingnya Menghargai Kasih Sayang Orang Tua
Taskya Namya menambahkan, setiap anak seharusnya mengetahui betapa pentingnya untuk berbakti kepada orang tua. Menurutnya, setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan, dan penting untuk saling menerima satu sama lain. Dialog dalam Alas Roban mencerminkan nilai tersebut dengan indah.
Cinta seorang ibu biasanya tidak terukur dan bisa terlihat dari banyak hal. Dalam film ini, Sita mendemonstrasikan betapa besar cintanya meskipun dalam situasi yang serba sulit. Ia selalu berusaha untuk menjadikan Gendis sebagai prioritas utama.
Melalui karakter Sita, audiens diajak untuk berempati dan memahami perasaan seorang ibu. Nilai-nilai yang terkandung dalam film ini sangat relevan, terutama dalam konteks kehidupan sehari-hari yang seringkali penuh dengan tantangan.
Pesan Cinta untuk Anak di Masa Depan
Ketika ditantang untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak mereka di masa depan, Michelle dan Taskya tidak bisa menyembunyikan perasaan terkejut. Mereka menyadari bahwa tugas sebagai orang tua dimulai dari pengertian dan cinta yang tulus kepada anak-anak mereka.
Pesan yang mereka sampaikan begitu menyentuh, menekankan pentingnya komunikasi dan kasih sayang dalam setiap hubungan. Michelle menekankan bahwa anak-anak adalah anugerah yang harus dijaga, tidak peduli kondisi dan situasi yang mereka hadapi.
Taskya, di sisi lain, menambahkan bahwa kedekatan emosional adalah hal yang harus dibangun sejak dini. Dialog dalam film Alas Roban menjadi pengingat bagi mereka tentang betapa berharganya setiap momen yang dihabiskan bersama keluarga.
